VIVAnews - Taufik Hidayat lapang dada menerima kekalahan dari sesama kompatriotnya, Sony Dwi Kuncoro di babak kedua Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012 (DIOSSP).
Pemilik peringkat 12 dunia itu merasa, ini adalah performa terburuknya selama mengikuti turnamen bulutangkis bertaraf Internasional tersebut.
Selepas laga, juara Olimpiade Athena 2004 itu secara sportif memberikan selamat atas kemenangan yang diraih yuniornya itu. Taufik mengaku sudah mencium aroma kesuksesan Sony mencermati rapor bagusnya usai menggondol gelar juara di ajang Thailand Open, awal Juni 2012 lalu.
“Tidak masalah kalah dari Sony. Dia bermain bagus dan saya suka tipe permainannya. Sejak Thailand Open (awal Juni 2012), Sony memang bagus dan semoga dia bisa tampil konsisten,” ujar Taufik usai pertandingan.
Dalam pertandingan tersebut, Taufik harus mengakui keunggulan Sony dua set langsung, 21-14 dan 21-18. Terkait rapor merah yang didapat di tanah kelahiran, Taufik mengatakan, "Ya, ini performa saya paling burtuk di Indonesia Open."
Kendati menelan hasil mengecewakan, Taufik telah menggoreskan tinta emas di turnamen yang pertama kali di helat pada 1982 silam ini. Bersama Ardy B. Wiranata, mantan pebulutangkis peringkat satu dunia itu menjadi tunggal putra Indonesia yang mampu merengkuh enam kali gelar juara. Terakhir, Taufik menggondol juara pada 2006 lalu. (irb)
SHARE KE TIMELINE FACEBOOK
0 Comments and Thoughs for "Taufik Besar Hati Terima Kekalahan dari Sony"