Indonesia Warriors-Beermen Memulai Rivalitas


Indonesia Warriors dan San Miguel Beermen akan memulai bentrok di game 1 final Asean Basketball League (ABL) 2012 di Ynares Sports Arena, Pasig City, Filipina, Sabtu 16 Juni 2012.

Ya, final yang mempertemukan klub Indonesia melawan Filipina ini kembali merepresentasikan rivalitas antara dua negara di pentas bola basket Asia Tenggara. Kedua negara ini memang sering bertemu di final pesta olahraga ASEAN, SEA Games.

"Musim ini, kami, Warriors akan memulai rivalitas dengan wakil Filipina, Beermen. Kami tak pernah meremehkan setiap wakil Filipina seperti Beermen. Karena tim-tim Filipina selalu menunjukkan permainan basket yang hebat," kata pelatih Warriors, John Todd Purves kala berkunjung ke VIVAnews beberapa waktu lalu.

"Meski Beermen tim debutan di pentas ABL, mereka telah berpengalaman di liga bola basket profesional Filipina (PBA)."

Bentrok antara tuan rumah Beermen dan Warriors dalam rangkaian best of three ini memang sangat ditunggu fans. Lebih karena banyaknya bintang serta perbedaan karakter kedua tim.

Kedua tim telah menunjukkan kemampuan dan level permainan tertinggi musim ini. Beermen memenangi 9 dari 10 game terakhir. Sedangkan Warriors selalu menang pada 7 game terakhir.

Beermen butuh tiga game untuk menyudahi perlawanan Westports Malaysia Dragons di semifinal. Sedangkan Warriors menghajar AirAsia Philippine Patriots 2-0.

Pringle Vs Banchero

Salah satu pusat perhatian pada game ini akan tertuju kepada pertarungan dua point guard terbaik dan tercepat musim ini, Chris Banchero (Beermen) dan Stanley Pringle (Warriors). Nyaris tak ada point guard lain di ABL musim ini yang lebih mematikan daripada mereka. Uniknya, ini akan menjadi pertemuan pertama bagi Banchero dan Pringle.

“Saya tahu Pringle adalah motor Warriors. Jika kami bisa menghentikannya, kami akan keluar sebagai pemenang,” kata Banchero, point guard Fil-Italian yang mencatat rata-rata 13,7 poin dan 10,3 assist per game di semifinal. Ia juga mencatat rekor baru di ABL yakni 15 assist di game 1 melawan Dragons dimana Beermen menang 111-104 lewat overtime.

Beermen tampaknya akan coba mematikan Pringle yang sangat ekplosif dan bisa memasukkan bola dari mana pun. Apalagi, Pringle juga tak asing tampil di Ynares Sports Arena. Ia membukukan rata-rata 22,5 poin per game dalam dua penampilan di Ynares.

Beermen memang mengalahkan Warriors dalam tiga pertemuan musim reguler, tapi pelatih Bobby Parks tahu kali ini timnya akan menghadapi Warriors yang lebih baik. “Mereka bukan tim sama yang pernah kami hadapi sebelumnya. Mereka telah memperkuat komposisi pemain sehingga ini bukan game mudah bagi kami,” ujar Parks di situs ABL.

“Kedua tim telah menemukan komposisi pemain terbaik masing-masing, tapi saya sangat percaya kepada tim saya. Kami harus memanfaatkan game kandang ini.”

Beermen punya keuntungan memainkan game lebih banyak di final setelah memimpin klasemen reguler dengan mencatat 17 kemenangan dan 4 kalah. Jika final imbang 1-1 pada dua game awal, maka game ketiga akan kembali digelar di kandang Beermen.

Parks juga berharap kepada dua andalan lainnya, Nick Fazekas dan Duke Crews. Fazekas mencatat rata-rata 21,7 poin per game, sedangkan Crews 18,3 poin per game di semifinal melawan Dragons.

Sementara itu, Warriors tampil luar biasa sejak kedatangan Evan Brock dan Stanley Pringle. Brock yang mengalami cedera paha pada game 1 melawan AirAsia Philippine Patriots dipastikan main pada game 1 final.

Warriors sangat membutuhkan Brock, baik dalam offense maupun defense. Brock mencatat 20 poin per game dalam 7 game terakhir dimana Warriors selalu menang.

Forward raksasa Steven Thomas juga sangat krusial bagi Warriors. Thomas tampil mendominasi di paint area saat melawan Patriots, dimana ia mengemas 18 poin dan 17 rebound per game di semifinal.

“Saya berharap semua rekan setim bekerja keras, bermain sebagai tim dan bertahan lebih hebat,” ujar Thomas.

Final game 1 di Ynares Sports Arena, Pasig City, Filipina, akan dimulai pukul 16.00 waktu setempat. Siapa yang akan unggul? Kita tunggu saja.

0 Comments and Thoughs for "Indonesia Warriors-Beermen Memulai Rivalitas"