Firdasari Tak Pasang Target di Indonesia Open


Adriyanti Firdasari enggan larut dalam kegagalan tim putri Indonesia di pentas Piala Uber di Wuhan, China, beberapa waktu lalu. Tunggal putri andalan Merah Putih itu kini tengah mempersiapkan diri tampil di Indonesia Open 2012, pertengahan Juni ini.

Langkah Firdasari dan kawan-kawan di Piala Uber terhenti di babak perempat final setelah disingkirkan Jepang. Sempat menyamakan kedudukan 2-2, Srikandi Merah Putih akhirnya menyerah 3-2 lantaran kekalahan Lindaweni Fanetri di partai tunggal terakhir.

"Kekalahan itu pasti menyesakkan. Skill para pemain Jepang merata baik single atau double. Tapi, perlawanan kita juga harus dibanggakan," kata Firdasari ditemui di sela-sela latihan di Cipayung, Jakarta.

Firda menambahkan, mental para pemain Indonesia sebenarnya sudah lebih baik. Namun, menurut dia, masih kalah jika dibandingkan dengan China yang sukses merebut gelar juara Piala Uber dari Korea Selatan.

Selanjutnya, kemampuan para Srikandi Merah Putih akan diuji lagi di turnamen Indonesia Open pada pertengahan Juni ini. Harus melalui babak kualifikasi, Firda enggan memasang target.

"Tahun lalu, saya hanya sampai babak perempat final. Untuk tahun ini, saya tidak memikirkan target. Yang jelas, cita-cita saya hanya ingin menyumbang medali untuk Indonesia," tutur dara kelahiran Jakarta, 25 tahun silam.

Dalam 2 tahun terakhir, tunggal putri ditangani pelatih Wong Tat Meng. Firda mengakui banyak kemajuan, baik secara pribadi maupun tim.

"Saya merasakan banyak kemajuan. Kalau pribadi, saya merasa cocok. Dulu, saya main selalu terburu-buru. Kalau sekarang sudah lebih efisien, jadi tidak masalah bermain rubber set," tegas pemegang peringkat 32 dunia ini. (eh)

0 Comments and Thoughs for "Firdasari Tak Pasang Target di Indonesia Open"