VIVAnews - Casey Stoner untuk pertama kalinya sejak awal 2011 gagal finis di atas podium MotoGP setelah hanya bisa menjadi tercepat keempat pada GP Catalunya, Minggu 3 Mei 2012. Tidak maksimalnya ban keras milik Bridgestone ditenggari jadi penyebab hasil buruk tersebut.
Stoner memulai balap dari posisi pole, tapi langsung tercecer sejak start. Bahkan rider asal Australia itu sempat melorot ke posisi enam sebelum bertarung dengan pembalap Yamaha Tech 3, Andrea Dovizioso, di peringkat tiga.
Meski menggunakan ban yang sama, rekan Stoner, Dani Pedrosa, berhasil memberikan perlawanan ketat pada sang juara, Jorge Lorenzo, dan finis kedua. Stoner merasa kesalahan pemilihan ban itu membuat dirinya kehilangan cengkraman pada awal balap.
"Saya sedikit kecewa, kami memberikan segalanya di akhir balap tapi kami hanya kurang cepat, terutama pada saat awal menggunakan ban keras," keluh Stoner usai balap, seperti yang dilansir MotoGP.com.
"Tampaknya hanya Dani yang benar-benar bisa membuat ban itu bekerja hari ini dan dia membuat motornya bekerja lebih baik dari kami," lanjutnya.
Sebelumnya Stoner sempat mengkhawatirkan ban halus yang dinilainya cepat aus. Namun Lorenzo yang memilih ban halus malah bisa melesat cepat, meski sempat keteteran di ujung balap.
"Kami masih tidak yakin apakah ban halus akan menjadi masalah untuk kami, jadi kami memilih opsi lebih aman hari ini," tambahnya.
"Kami tetap mendapatkan poin dan kami akan melakukan tes besok (hari Senin) untuk mengatasi masalah gemeretak yang terjadi pada motor. Jadi saya yakin kami akan kembali bertarung untuk posisi puncak secepat mungkin," imbuh juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 itu.
Dengan hasil di Katalunya, Stoner saat ini tertinggal 20 poin dari Lorenzo pada klasemen sementara MotoGP. (ren)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 Comments and Thoughs for "Ban Jadi 'Kambing Hitam' Stoner"